Senin, 27 Februari 2012

PERTAMBAHAN PENDUDUK

       Pertambahan penduduk merupakan salah satu factor yang penting dalam masalah social ekonomi umumnya dan masalah penduduk khususnya. Hal ini dikarenakan selain berpengaruh terhadap kepadatan penduduk juga dapat berpengaruh terhadap kondisi social ekonomi bagi suatu daerah atau Negara bahkan bagi dunia sekalipun.
Apabila pertambahan penduduk tidak dapat diimbangi dengan pertabahan fasilitas seperti pertambahan persediaan makanan, tempt tinggal, pekerjaan dan sebagainya maka akan dapat menimbulakan masalah-masalah seperti bertambah tingginya tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, pendidikan bahkan dapat mengakibatkan bertambah tingginya tingkat kejahatan atau tingkat kriminalitas. 
Pertambahan penduduk di suatu daerah atau Negara pada dasarnya dipengaruhi oleh factor-faktor demografi. Factor-faktor demografi diukur berdasarkan tingat atau rate yang merupakan kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan, biasanya prbandingan tersebut dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk. Berikut ini merupakan factor-faktor demografi yang mempengaruhi pertambahan penduduk:


Kematian 
Sebenarnya terdapat beberapa tingkat kematian antara lain adalah sebagai berikut:
  • Tingkat Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)
Yaitu banyaknya orang yang meninggal pada satu tahun dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut yang dinyatakan dalam tiap 1000 orang. CDR dapat dinyatakan dalam rumus:

CDR =                                  Jumlah Kematian                      x 100%
                              Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun

Jadi jumlah penduduk yang mewakili suatu tahu n tertentu adalah jumlah penduduk pada bulan juni sedangkan jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut dapat dicari dengan rumus:
Pm = ½ (P1 + P2)
Pm = P1 + (P1 + P2)
                        2
Pm = P2(P2 - P1)
                        2
Keterangan:     Pm       = Jml Penduduk Pertengahan Thn
                        P1         = Jml Penduduk pada Awal Thn
                        P2         = Jml Penduduk pada Akhir Thn

  • Tingkat Kematian Khusus (Age Specific Death Rate)
Tingkat kematian itu dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain umur, jenis kelami dan pekerjaan. Karena perbedaan resiko tersebut, maka digunakan tingkat kematian menurut umur (Age Specific Death Rate). Tingkat kematian ini menunjukan hasil yang lebih akurat karena angka ini menunjukan banyaknya kematian pada kelompok umur tententu tiap 1000 penduduk pada kelompok umur yang sama sehingga dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus:
ASDRi =    Di     x K
                  Pmi 
Keterangan:    
 Di = Kematian Penduduk Kelompok Umur i
Pm = Jumlah Penduduk pada pertengahan tahun kelompok umur i
K  = Konstanta =1000 


Fertilitas (Kelahiran)
Fertilitas atau fertility adalah jumlah kelahiran hidup dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Adapun yang dimaksud dengan lahir hidup adalah kelahiran dengan tanda-tanda kehidupan seperti bernafas, bergerak, menangis atau berteriak, terdapat denyut nadi dan lain sebagainya. Tigkat kelahiran dari suatu kelompok penduduk tergantung pada struktur umur, penggunaan alat kontasepsi, tingkat pendididkan, pengangguran, status pekerjaan wanita serta pembangunan ekonomi.
Tingkat kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR) adalah jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun tersebut. CBR dapat dinyatakan dalam rumus:
CBR =                     Jumlah Lahir Hidup                  X 1000
            Jumlah Penduduk pada Pertengahan Tahun 


Angka Kelahiran Umum (General Fertility Rate/GFR) adalah angka yang menunjukan jumlah kelahiran per 1000 wanita usia produktif. Sedangkan wanita usia produktif adalah ketika berumur 15-49 tahun. GFR dapat dinyatakan dengan rumus: 
 
GFR =    Jumlah Kelahiran Hidup per Tahun Tertentu     X 1000 
            Jml Wanita Usia Subur pada Pertengahan Tahun

Tingkat Kelahiran Khusus (Age Spescific fertility Rate/ASFR) merupakan angka yang menunjukan banyaknya kelahiran menurut umur wanita yang berada dalam kelompok umur 15-49Ukuran ini dirasa lebih baik daripada ukuran sebelumnya karena pengaruh dari variasi kelompok umur dapat dihilangkan sehingga terdapat suatu perbedaan yang jelas  mengenai angka kelahiran wanita dalam tiap kelompok dengan interval 5 tahun. ASFR dapat dinyatakan dengan rumus:

ASFRi          Jumalh Kelahiran dari Wanita Kelompok Umur i Tahun                X 1000
               Jml Penduduk Wanita pd Pertengahan Tahun dlm Kelompok Umur i


  

Migrasi
Migrasi merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan yang dapat menimbulakan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut. Pada umumnya, sebelum melakukan migrasi ke daerah atau kawasan tertentu seorang imigran terlebih dahulu mencari tahu mengenai beberapa faktor. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang negatif serta memperkirakan berbagai rintangan yang mungkin dihadapi selama proses migrasi. Faktor-faktor tersebut antara lain:
1.      Persediaan sumber daya alam
2.      Lingkungan social budaya
3.      Potensi ekonomi
4.      Alat masa depan  


Referensi: 
Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk. 1997,  MKDU Ilmu Sosial Dasar, Jakarta: Gunadarma.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar